KETAATAN ADALAH UJIAN


Assalamu'alaikum Para Santri~Alangkah indah dan jeli nasihat Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah rahimahullah dalam bukunya Madaarijus Salikin bagi orang yang diuji Allah dengan kemudahan amal,

"Jika Allah mudahkan bagimu mengerjakan sholat malam, maka janganlah memandang rendah orang-orang yang tidur."

"Jika Allah mudahkan bagimu melaksanakan puasa, maka janganlah memandang orang-orang yang tidak berpuasa dengan pandangan remeh."

"Jika Allah memudahkan bagimu pintu untuk berjihad, maka janganlah memandang orang-orang yang tidak berjihad dengan pandangan hina."

"Jika Allah mudahkan pintu rizki bagimu, maka janganlah memandang orang-orang yang berhutang dan kurang rizkinya dengan pandangan mengejek dan mencela. "
Karena itu adalah titipan Allah yang kelak akan dipertanggung jawabkan.

"Jika Allah mudahkan pemahaman agama bagimu, maka janganlah meremehkan orang lain yang belum paham agama dengan pandangan nista."

"Jika Allah mudahkan ilmu bagimu, maka janganlah sombong dan bangga diri karenanya. Sebab Allah lah yang memberimu pemahaman itu."

Beliau melanjutkan, "Dan boleh jadi orang yang tidak mengerjakan qiyamul lail, puasa (sunnah), tidak berjihad, dan semisalnya lebih dekat kepada Allah darimu. Sungguh engkau terlelap tidur semalaman dan pagi harinya menyesal, itu lebih baik bagimu daripada qiyamul lail semalam namun pagi harinya engkau "merasa" takjub dan bangga dengan amalmu.
Sebab tidak layak orang merasa bangga dengan amalnya, karena sesungguhnya ia tidak tahu amal mana yang Allah terima darinya."
Wallahu muwaffiq_

ditulis ulang oleh pakrt
sumber Muhammad Lisin

Post A Comment: