Pelajari Tasawuf itu wajib


Assalamu'alaikum Para Santri~ Fitnah terhadap tashowuf adalah menyerang Islam dari jantung nya...Shufi itu pengamal ilmu tashowuf.... sedangkan hukum mempelajari dan mengamalkannya adalah Fardu 'Ain bagi setiap mukallaf...عن عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ   وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً قَالَ : صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ. قَالَ صَدَقْتَ، قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ . قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ، ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا، ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرَ أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلِ ؟ قُلْتُ : اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمَ . قَالَ فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتـَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ .  [رواه مسلم]Hadits tersebut layak kita sebut sebagai "Ummul hadits" (induknya hadits) karena intisari kandungan semua hadits-hadits baginda Nabi ada didalamnya. Seperti halnya surat Alfatihah dikenal sebagai Ummul Quran (induknya al-Quran) karena semua kandungan ayat al-Quran terdapat didalam surat Alfatihah. Dari hadits tersebut di atas, para ulama mengambil kesimpulan bahwa rukun AGAMA islam ada 3, yaitu; 1. Rukun islam ;syahadat, sholat, zakat, puasa, dan naik haji. 2. Rukun iman ;iman kepada Alloh, malaikat, rosul-rosul Alloh, kitab-kitab Alloh, hari akhir dan beriman terhadap Qodo Qodar Alloh.3. Ihsan ;Adalah kita beribadah kepada Alloh seakan-akan dapat melihat-Nya, jika kita tidak dapat melihat Alloh, maka sesungguhnya Alloh melihat kita. Atau pengertian Ihsan yang sederhanya adalah :"Badan kontak dengan makhluk, qalbu tembus kepada Alloh"Ilmu yang mempelajari rukun iman disebut dengan ilmu tauhid. Para ulama tauhid mengalami perbedaan-perbedaan pendapat seputar pembahasan rukun iman tersebut, maka lahirlah firqoh-firqoh. Seperti asy'ariyah, al maturidiyah, jabbariyah, qodariyah dll. Ilmu yang mempelajari rukun islam dikenal dengan ilmu fiqih. Perbedaan-perbedaan pendapat didalamnya melahirkan madzhab-madzhab diantaranya yang paling populer adalah madzhab maliki, hanafi, syafi'i dan hambali. Sedangkan ilmu yang mempelajari ihsan dikenal sebagai ilmu tasawuf. Dan perbedaan cara dan pemahaman didalamnya melahirkan thoriqoh-thoriqoh.  Seperti thoriqoh Qodiriyyah, naqsyabandiyyah, syadziliyyah, rifa'iyyah, qodiriyyah wannaqsyabandiyyah serta banyak thoriqoh lainnya. Karena yang dipelajari oleh ketiga ilmu tersebut adalah rukun-rukun agama, maka para ulama sepakat bahwa mempelajari dan mengamalkan ketiganya (ilmu fiqih, tauhid dan tasawuf) hukumnya adalah fardhu 'ain yaitu merupakan sebuah kewajiban yang diperuntukkan bagi setiap muslim yang sudah baligh dan berakal. Dengan begitu, mempelajari tasawuf itu wajib bagi muslim dari mulai ia baligh, dan selama ia berakal.

ditulis ulang oleh pak rt
sumber Rah

Post A Comment: