Mengkaji IMAN DAN KAFIR







Assalamu'alaikum Para Santri-Iman dan Kafir adalah keadaan yang bersifat sementara atau berganti-ganti itulah sebabnya Allah disebut sebagai Maha Pembolak Balik hati manusia.

Iman itu terjadi tatkala pintu mustawa dalam hatimu sedang trbuka, lalu limpahan cahaya ilahi memasuki hati, dan menjadi teranglah hati.
Terangnya hati akan mendorong seseorang untuk menuju Allah, kesadarannya terbuka, ingatnya terbuka kepada Allah.

Kafir itu terjadi tatkala pintu mustawa dalam hatimu sedang tertutup, lalu tak ada cahaya ilahi memasuk hatimu.
Hati menjadi gelap gersang. galau dan gundah jauh dari ketenangan dan tidak tergerak menuju Allah.
Keadaan itu (iman dan kafir) akan berselang seling dalam lintasan waktu kehidupanmu. Saat dalam keadaan iman, lalu engkau mati, itulah disebut khusnul khotimah. Saat dalam keadaan kafir, lalu engkau mati, itulah disebut suul khotimah.
Penghabisan dari cerita hidupmu (matimu), jatuh di lintasan mana, itulah yang mempengaruhi nasibmu diakherat.
Karena itulah disebut "akhir itu lebih baik daripada awal".......

ditulis ulang oleh Pak Rt
sumber Jaka Wetan

Post A Comment: